Forum Air Dunia ke-9 (WWB9) baru-baru ini diadakan di Dakar, Senegal, mempertemukan ribuan pakar air, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan dari seluruh dunia untuk membahas masalah-masalah mendesak yang dihadapi sumber daya air dunia. Salah satu tema utama yang muncul dari forum tersebut adalah pentingnya kolaborasi dalam mencapai keberlanjutan air.
Kelangkaan air dan polusi menjadi tantangan yang semakin mendesak, dengan perkiraan 2,2 miliar orang di seluruh dunia kekurangan akses terhadap air minum bersih. Perubahan iklim memperburuk permasalahan ini, menyebabkan kekeringan, banjir, dan kekurangan air yang lebih sering dan parah. Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini secara efektif, penting bagi pemerintah, dunia usaha, LSM, dan masyarakat untuk bekerja sama secara terkoordinasi dan terintegrasi.
Di WWB9, para peserta menyoroti perlunya kemitraan multi-pemangku kepentingan yang menyatukan beragam perspektif, keahlian, dan sumber daya untuk mengembangkan solusi inovatif dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan. Kolaborasi antara berbagai sektor, seperti pertanian, industri, dan perencanaan kota, sangat penting untuk memastikan penggunaan air secara efisien dan adil.
Salah satu pesan utama yang muncul dari forum tersebut adalah pentingnya melibatkan masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan pengelolaan air. Pengetahuan dan praktik lokal dapat memainkan peran penting dalam melindungi sumber air, melestarikan air, dan beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Dengan melibatkan masyarakat dan memberdayakan mereka untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan, kita dapat memastikan bahwa sumber daya air dikelola secara berkelanjutan dan inklusif.
Aspek penting lain dari kolaborasi yang disoroti pada WWB9 adalah perlunya kerja sama lintas batas dalam pengelolaan air. Banyak sungai dan akuifer melintasi batas negara, sehingga penting bagi negara-negara untuk bekerja sama dalam mengelola sumber daya air bersama secara efektif. Dengan memupuk dialog, kerja sama, dan kepercayaan antar negara tetangga, konflik atas air dapat dicegah dan mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Kesimpulannya, WWB9 menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam mencapai keberlanjutan air. Dengan bekerja sama lintas sektor, disiplin ilmu, dan batas negara, tantangan kompleks yang dihadapi sumber daya air dunia dapat diatasi dan memastikan bahwa air dikelola secara berkelanjutan dan adil. Sejalan dengan langkah kita ke depan, penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi dan berinovasi guna membangun masa depan yang lebih aman terhadap air bagi semua orang.